Berita

Sambut Pemilu dengan Kedewasaan, Pegang Teguh Pancasila

JAKARTA, KPU- Toleransi, persatuan dan gotong royong adalah kunci membangun bangsa yang kokoh dan menciptakan dunia yang damai dan sejahtera. Bersama menyambut pesta demokrasi dengan kedewasaan dan suka cita dengan memegang teguh Pancasila. Oleh karenanya patut bagi semua untuk bergerak bersama, menolak ekstrimisme, politisasi identitas dan agama dan segala bentuk provokasi.  Petikan rangkaian kalimat tersebut salah satu amanat tertulis Presiden RI Joko Widodo, yang dibacakan Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 di Lingkungan KPU, Kamis (1/6/2023). Hadir mengikuti Upacara Anggota KPU August Mellaz, Mochammad Afifuddin, Parsadaan Harahap serta Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima, Plt Deputi Bidang Adminstrasi Purwoto Ruslan Hidayat, Inspektur Utama Nanang Priyatna serta jajaran Eselon II. Sebelumnya, Bernad saat masih membacakan amanat tertulis Presiden RI, menyampaikan bahwa kuatnya Indonesia menghadapi berbagai krisis global dikarenakan pondasi ideologi Pancasila.  Berlandaskan ideologi Pancasila pula di tengah geopolitik yang memanas Indonesia terus berupaya menciptakan perdamaian dunia.  Hal ini tercermin dari suksesnya Indonesia menggelar pertemuan G20 dimana negara-negara yang tengah berseteru juga bisa duduk bersama untuk mencari solusi damai.  Tidak hanya itu keketuaan Indonesia pada pertemuan pemimpin ASEAN mendorong kerja sama antar negara ini makin kokoh dan bersatu, menjadi jangkar perdamaian dan kemakmuran kawasan.  "Ini bukti bahwa Pancasila bukan hanya utama untuk Indonesia tapi juga relevan untuk dunia," ucap. * Editor: Erkonolis (Sumber: Kpu.go.id)

Harlah Pancasila, Ketua KPU Agam Riko Antoni Ingatkan untuk Jadi Manusia yang Bersyukur

LUBUKBASUNG, KPU- Jajaran Divisi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam melaksanakan upacara peringatan hari lahir Pancasila tahun 2023, di halaman kantor KPU Agam, di Lubuk Basung, Kamis (1/6). Upacara berlangsung Khidmat dipimpin langsung Ketua KPU Kabupaten Agam Riko Antoni selaku pembina upacara. Hadir dalam kesempatan itu antara lain, Sekretaris KPU Agam Kabupaten Oktadonis, Ketua Divisi Sosialisasi, SDM, Pendidikan Pemilih, Partisipasi  Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Erkonolis. Kemudian Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik, Feri Aprinal, Kepala Sub Bagian Hukum dan SDM, Welzi Martson. Selanjutnya, Kepala Sub Bagian Data dan Informasi Defrizal, Kepala Sub Bagian Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat Zenli Iswandi, dan Staf Sekretariat KPU Kabupaten Agam. Dalam kesempatan itu Ketua KPU Agam Riko Antoni mengatakan, penyelenggaraan tahapan pemilihan umum masih sangat panjang. KPU merupakan satu satunya lembaga negara yang diberi wewenang sesuai undang-undang untuk menyelenggarakan pemilihan. Oleh sebab itu jadikan momen lahir Pancasila sebagai  salah satu indikator penguat  dalam menjalankan tugas.    Dikatakannya, dalam penyelenggaraan pemilihan akan banyak ditemui kendala maupun tantangan, diperlukan komitmen dan keseriusan dalam menjalankan amanah bekerja di KPU. Ia berpesan kepada staf KPU Agam untuk melaksanakan tupoksi dengan sebaik mungkin. “ Bekerjalah dengan baik, nantinya akan menjadi amal ibadah. Setidaknya dedikasikan pengabdian di KPU untuk keluarga di rumah,” jelas Riko Antoni. Riko Antoni juga berpesan agar jajaran divisi maupun sekretariat di KPU Kabupaten Agam menjadi manusia yang bersyukur. Menurutnya begitu banyak nikmat tuhan yang telah diterima, salah satunya adalah diamanahkan bekerja di lembaga penyelenggara pemilihan. Bekerjalah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Selepas upacara untuk mempererat silaturahmi jajaran Divisi dan Sekretariat KPU Kabupaten Agam sarapan pagi bersama di kantor KPU Kabupaten Agam, Lubuk Basung. Kemudian dilanjutkan makan siang bersama di salah satu wilayah objek wisata di Kabupaten Agam. *  Editor: Erkonolis

Pemilih Muda Harus Aktif dan Kritis

JAKARTA, KPU- Generasi muda akan mendominasi jumlah pemilih pada Pemilu 2024. Dari jumlah pemilih sementara saat ini yang mencapai 205 juta, hampir separuhnya merupakan pemilih yang lahir pada 1981 hingga 2012. Hal ini disampaikan Anggota KPU Mochammad Afifuddin saat hadir sebagai narasumber Gerakan Cerdas Memilih yang dinisiasi Radio Republik Indonesia (RRI), di Auditorium Abdulrachman Saleh, Gedung RRI, Rabu (31/5/2023). “Jadi tidak ada alasan teman-teman muda ini nanti tidak menggunakan hak pilih. Pokoknya nanti tanggal 14 Februari itu, hari apa ya biasanya, Hari Kasih Sayang, nah kali ini juga Hari Kasih Suara,” kata Afifuddin yang disaksikan secara langsung oleh perwakilan siswa/i dari sejumlah sekolah di Jakarta. Meski di Indonesia memilih merupakan hak dan bukan sebuah kewajiban, namun KPU tetap berkepentingan untuk mendorong masyarakat yang telah mempunyai hak pilih untuk menggunakannya di hari pemungutan suara nanti. Tidak sampai disitu, KPU menurut Afif juga berharap pemilih kritis dengan peserta pemilu yang ada, mencermati partai politik maupun calon-calon yang diusung pada pemilu. “Ada 18 partai politik sekarang boleh dilihat-lihat partainya apa saja, yang tertarik ke partai ini itu silakan. Kemudian ada 6 partai lokal di Aceh, nah ini yang menjadi pilihan kita kalau nanti, calonnya siapa dan seterusnya itu bisa dibaca-baca, bisa dicek calon-calon itu,” kata Afif. Terakhir Afif berpesan agar bersama mewujudkan pemilu yang damai dan menyatukan. Sebagaimana tagline KPU saat ini, pemilu sebagai sarana integrarsi bangsa. “Jadi tidak boleh memecah belah, seakan-akan kita mau perang. Ini musyawarah bersama, cara kita memilih wakil rakyat, memilih presiden dengan cara menggunakan hak pilih di TPS,” tutup Afif. Turut hadir sebagai narasumber, Anggota Bawaslu Totok Hariyono, Anggota KPI Tulus Santoso serta Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. * (Sumber: Kpu.go.id) 

DPSHP Akhir di KPU Kabupaten Agam Menuju DPT

BUKITTINGGI, KPU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam, melakukan monitoring serta rapat koordinasi penyusunan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) akhir pemilihan umum tahun 2024. Tahapan ini sangat penting sebelum ditetapkannya Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Agam Ismul Hamdi, menyebutkan, Daftar Pemilih Sementara (DPS) merupakan data yang dihimpun oleh Panitia Pemuktakhiran Data Pemilih (Pantarlih) melalui pencocokan dan penelitian (Coklit), dengan turun langsung datang ke rumah-rumah. “Data yang sudah direkam menjadi daftar pemilih sementara ini diumumkan lagi, untuk ditanggapi oleh masyarakat apakah nama mereka sudah terdaftar atau belum sebagai pemilih untuk pemilu tahun 2024 mendatang, dan setelah ditanggapi, kemudian direkap lagi menjadi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), dan data itu sebelumnya sudah di plenokan oleh KPU Kabupaten Agam,” kata Ismul Hamdi, Selasa (30/5)  Setelah DPSHP direkap ulas Ismul Hamdi, kemudian KPU Kabupaten Agam mengumumkannya kembali, agar masyarakat bisa melihat lagi betul namanya sudah terdaftar sebagai pemilih, atau ada kesalahan dalam elemen data, mungkin nama, alamat, dan keterangan lainnya, yang apabila ada ditemukan kesalahan dapat dilaporkan masyarakat. Ismul Hamdi menambahkan, untuk memastikan DPSHP yang telah dicetak terdistribusi hingga tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan tertempel di kantor Wali Nagari maupun tempat pengumuman yang sudah disediakan, KPU Kabupaten Agam melakukan monitoring. “Dari DPHP tersebut terdata jumlah pemilih laki-laki 194 ribu 022 orang, pemilih perempuan 195 ribu 489 orang, dengan total keseluruhan 389 ribu 511 orang pemilih,” ulasnya. Pasca pengumuman DPSHP sambung Ismul Hamdi, kemudian disusun lagi menjadi dpshp akhir, yang saat ini disusun oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS), dimana ini nanti akan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan menjadi basis KPU Kabupaten Agam untuk melakukan pemilu di tahun 2024, baik itu surat suara, dimana Tempat Pemungutan Suara (TPS), serta keperluan lainnya. Ismul hamdi menambahkan, pada 1 sampai 2 Juni 2023 dilakukan rekapitulasi DPSHP akhir tingkat kelurahan atau desa oleh PPS. Kemudian pada 3 hingga 5 Juni 2023 penyusunan rekapitulasi DPSHP akhir tingkat kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).  Selanjutnya, pada 6 sampai 16 Juni 2023, dilakukan penyusunan DPSHP oleh KPU Kabupaten Agam, sebagai bahan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 20 atau 21 Juni 2023 mendatang. Sementara itu Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Agam, Okta Muhlia, mengatakan, pihaknya selalu hadir dalam seluruh tahapan pemilu 2024, termasuk dalam hal pemuktakhitran data pemilih, yang hingga saat ini telah memasuki Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) akhir. “Dalam pemuktahiran data pemilih ini masyarakat agak sedikit abai di tahap-tahap awal, permasalahan muncul biasanya saat mendekati hari pemilihan, ada masyarakat yang melapor tidak terdata, dan ini selalu menjadi persoalan,” sebutnya. Kondisinya ulas Okta Muhlia, penetapan data pemilih tahapannya panjang, bahkan sampai KPU sudah mengeluarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT), data pemilih masih dipersoalkan, sehingga ini bisa menjadi bahan basis sengketa hingga sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Sebagai antisipasi, Bawaslu Kabupaten Agam sudah melakukan pemetaan potensi kerawanan, dan juga aktif menjemput bola, memastikan KPU melakukan pendataan sesuai dengan prosedur, memastikan masyarakat memberikan data yang akurat, memastikan daerah rawan terdata dengan baik, mengingat luasnya wilayah yang mencakup 16 Kecamatan dan 92 nagari,” tuutrnya. Okta Muhlia menjelaskan, pada masa coklit data pemilih Bawaslu Kabupaten Agam menindaklanjutinya dengan dua metode, yakni metode melekat dan metode audit, mengingat keterbatasan jumlah personel yang melakukan pengawasan dari tugas yang dilaksanakan oleh pantarlih. “Metode melekat untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap rawan, dan metode audit untuk memastikan prosesnya benar dan sesuai aturan, serta dimasa coklit yang lalu bawaslu agam menyampaikan ada 42 catatan terhadap proses coklit yang dilakukan kpu agam dan jajaran, serta itu semua sudah diperbaiki dan ditindaklanjuti sesuai aturan,” tukasnya. Sebelumnya, Perubahan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Agam menjadi topik edisi ke delapan dialog Geliat Pesta Demokrasi RRI Bukittinggi, yang digelar pada Jum’at 26 Mei 2023, mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, yang dipandu presenter Aldilla Safitri. Pada acara tersebut hadir dua orang narasumber, yakni Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Agam Ismul Hamdi, dan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Agam Okta Muhlia, yang disiarkan secara langsung melalui Pro 1 RRI Bukittinggi di frekwensi 94.8 megahertz, atau live melalui chanel Youtube RRI Bukittinggi. * Editor: Erkonolis (Sumber: RRI/Bukittinggi) 

Pimpin Apel, Sekretaris KPU Agam Oktadonis Berikan Motivasi dan Ingatkan Soal Kesehatan 

LUBUKBASUNG, KPU- Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam Oktadonis memimpin apel pagi, Senin (29/5). Dalam kesempatan itu ia memberikan motivasi dan meminta jajaran sekretariat menjaga kesehatan.  Dikatakannya, dalam penyelenggaraan pemilihan umum, seluruh tahapan sudah disusun secara terperinci serta memiliki skedul yang harus dijalankan. Oleh sebab itu jajaran sekretariat harus siap dengan tugas dan tupoksinya dalam tahapan selaku penyelenggara pemilu.  Menurut Oktadonis, kemudian yang tidak kalah penting adalah menjaga kesehatan dan konsisten serta menjaga kekompakan tim kerja. Karena itu poin-poin penting yang akan turut menentukan keberhasilan dalam menjalankan tugas.  " Tahapan pemilu sudah berjalan sebagaimana yang dijadwalkan. Oleh sebab itu, tetap jaga konsistensi dalam menjalankan tugas dan perhatikan kesehatan sehingga tahapan bisa berjalan sebagaimana mestinya," kata Oktadonis. Ia juga mengingatkan jajaran sekretariat untuk fokus dengan tugas dan tanggung jawab pada satuan tugas masing-masing. Jangan mengurusi yang bukan tupoksi dan tanggung jawabnya. Bekerjalah secara serius dengan amanah masing-masing. " Tolong jaga kekompakan tim kerja, fokus terhadap setiap tugas yang telah diamanahkan. Jangan ada merasa lebih dalam bekerja, tunaikan setiap penugasan dari pimpinan. Siapkan fisik serta kesehatan," katanya. * Editor: Erkonolis

KPU Agam Sosialisasi Pemilu pada Basis Perempuan Pimpinan Daerah Aisyiyah 

LUBUKBASUNG, KPU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam menggelar sosialisasi pendidikan pemilih pada basis perempuan Pimpinan Daerah Aisyiyah. Kegiatan tersebut  terselenggara atas kerjasama KPU Agam dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Agam. Sosialisasi diikuti oleh bunda Aisyiyah dengan antusias. Tampil sebagai pemateri adalah Ketua Divisi SDM dan Parmas KPU Agam Erkonolis, didampingi Kepala Sub Bagian Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat  Zenli Iswandi. Diskusi dipandu ketua pelaksana pengukuhan pengurus  Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Kabupaten Agam Syahmendra.   “ Kesadaran masyarakat terhadap partisipasi pemilih sangat berperan penting dalam menyukseskan pemilu 2024. KPU Agam berupaya dengan seoptimal mungkin untuk mensosialisasikan pemilu di tengah masyarakat secara berkelanjutan. Pada Minggu kemarin KPU Agam juga menggelar sosialisasi Pemilu melalui momen silaturahmi dan pengukuhan pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Agam,” kata Erkonolis, Senin (29/5).     Dikatakan Erkonolis,  sosialisasi Pemilu dengan memanfaatkan momen tertentu pada organisasi masyarakat, kegiatan di sekolah, dan lembaga pemerintahan lain adalah upaya dalam memberikan pemahaman dan menggugah kesadaran masyarakat terhadap Pemilu. Dengan hal itu diharapkan partisipasi masyarakat tinggi dan pemilu berjalan dengan sukses. Ia menjelaskan, sosialisasi pada basis perempuan Aisyiyah bisa terlaksana dengan baik tidak lepas dari upaya KPU Agam untuk berkoordinasi dan mendapatkan respon dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Agam. Sosialisasi kali ini sengaja menyasar basis perempuan.  Ibu-ibu memegang peran sentral dalam sebuah keluarga. “ Kami menilai tingkat partisipasi pemilihan juga sangat ditentukan dari kesadaran politik di rumah tangga. Sementara perempuan, atau ibu-ibu memiliki pengaruh yang luar bisa dalam sebuah keluarga. The power emak-emak  sangat terbukti memiliki pengaruh terhadap partisipasi dalam pemilihan,” jelasnya. * Editor: Erkonolis

Populer

Belum ada data.