Berita

Hut Lubuk Basung, Ketua KPU Agam Diskusi dengan Tokoh Masyarakat

LUBUKBASUNG, KPU- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam menyambut baik penambahan usia Lubuk Basung sebagai pusat ibu kota Kabupaten Agam. Pada masa mendatang Lubuk Basung sebagai pusat pemerintahan diharapkan bisa lebih maju lagi. " Kami turut mendoakan dengan penambahan usia pemindahan ibu kota Kabupaten Agam ke Lubuk Basung yang ke 30 tahun, Lubuk Basung bisa berkembang lebih pesat pada masa yang akan datang," kata Ketua KPU Agam Herman Susilo, Sabtu (22/7). Herman Susilo menilai, sebagai orang yang baru saja rutin berkegiatan di Lubuk Basung, pusat pemerintahan Kabupaten Agam tersebut sangat representatif. Perkantoran sangat tertata, dan memiliki akses yang sangat mudah untuk saling terhubung.  Dikatakannya, pada upacara Hut Lubuk Basung yang ke 30 beberapa waktu kemarin ia menyempatkan hadir. Menurut Herman ini merupakan momen penting. Ia juga menggunakan kesempatan itu untuk berdiskusi dengan tokoh-tokoh masyarakat Agam. Menurutnya, KPU Agam sebagai lembaga negara yang diamanatkan undang-undang sebagai penyelenggara bersifat sangat terbuka dalam menerima masukan. Oleh sebab itu dalam arah kebijakan lembaga, KPU tidak jarang menggelar Focus Group Discussion untuk menyerap informasi dari banyak pihak khususnya masyarakat sebagai stakeholder terbesar dalam Pemilu. " Pada kesempatan Hut Lubuk Basung kemarin kami juga diskusi dengan banyak tokoh, salah satunya bapak Aristo Munandar sebagai orang yang dituakan di Kabupaten Agam," Jelas Herman Susilo. Dikatakan Herman, pada kesempatan itu bapak Aristo Munandar juga memberikan semangat untuk menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan dan sebaik-baiknya. " Beliau berpesan agar banyak berkomunikasi dengan setiap kalangan, laksanakan tugas kepemiluan dengan jujur dan penuh tanggung jawab," tutupnya.* 

Menata SDM, Optimalkan Kinerja dalam Setiap Tahapan Pemilu

SIMALUNGUN, KPU- KPU sebagai lembaga bersifat layanan yang melayani peserta pemilu dan partai politik, tentu harus memiliki sumber daya manusia yang unggul, sehingga seluruh jajaran KPU mulai dari anggota, sekretaris, pejabat hingga staf sekretariat harus tertata agar siap dalam menghadapi segala situasi di lapangan. Hal tersebut disampaikan Anggota KPU Parsadaan Harahap pada saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Pembentukan Badan Adhoc Pemilu Tahun 2024 Gelombang I, di Parapat, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (18/7). “Sebagai penyelenggara pemilu yang sehari-hari berinteraksi dengan stakeholder, kita harus tertata dan siap dalam menghadapi segala situasi di lapangan,” tegas Parsa. Pada kegiatan hari ketiga, diisi dengan program manajemen antistres yang dipimpin oleh Dr. Yosefini Rasyanti Munthe, CEO ARA Indonesia serta tim. Seluruh peserta mengisi kuesioner dan menerima hasil berupa stres map individual. Hasil ini menurut Parsa dapat menjadi tolak ukur untuk perbaikan serta mengetahui kondisi peserta sesungguhnya. Pembelajaran manajeman antistres tersebut dilakukan di ruang kelas untuk sesi pemaparan materi dan presentasi hasil dari kuesioner, kemudian berlanjut ke luar ruangan untuk melaksanakan praktik. Peserta dari kegiatan ini terdiri dari Anggota KPU Provinsi dan Anggota KPU Kabupaten/Kota yang membidangi Sosdiklih, Parmas, SDM dan Litbang, serta Sekretaris KPU Provinsi dan Sekretaris KPU Kabupaten/Kota di 11 Provinsi Gelombang I. Turut hadir Fungsional Ahli Utama Purwoto Ruslan Hidayat, Kepala Biro SDM Setjen KPU Yuli Hertaty, Tenaga Ahli dan jajaran pejabat pada Setjen KPU.* (Sumber: Kpu.go.id) 

Catat, Pindah Memilih Harus Diurus Langsung

JAKARTA, KPU- Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Betty Epsilon Idroos menyampaikan syarat bagi mereka yang hendak pindah memilih untuk mengurus langsung ke Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau KPU Kabupaten/Kota. Urus dokumen pindah memilih ini tidak bisa dilakukan secara online (daring) mengingat ada dokumen yang harus diverifikasi sebagai syarat pindah memilih sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.  "Karenanya untuk pindah memilih yang bersangkutan harus datang langsung ke PPS, PPK, KPU Kab/Kota, membawa bukti dukung alasan sebagaimana tadi sudah dipaparkan sebelumnya. Jadi kalau alasan tugas maka harus membawa surat tugasnya. Dan semua akan terdokumentasi dalam Sidalih, tersimpan semuanya," ungkap Betty saat hadir sebagai narasumber Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Sistematika Laporan Akhir dan Evaluasi Pengawasan Penyusunan DPT serta Persiapan Pengawasan Penyusunan DPTb dan DPK Pemilu Tahun 2024, yang digelar Bawaslu, di Jakarta, Selasa (18/7/2023). Betty pada kesempatan ini juga menyampaikan mekanisme dan prosedur tata cara pindah memilih dan mekanisme syarat melayani pemilih khusus. Beberapa penekanan yang perlu dipahami yakni alasan pindah memilih disertai dengan jangka waktu pindah memilih yang telah diatur sesuai ketentuan H-30 atau H-7. "Kalau setelah H-7 baru mengurus pindah memilih, tidak bisa, karena data ini akan kami turunkan ke KPPS untuk di download sehingga dia tahu siapa saja yang pindah memilih di TPS itu," kata Betty. Lebih lanjut Betty juga menyampaikan nantinya pada Form A Pindah Memilih akan ada kolom ceklis yang menjelaskan surat suara apa saja yang pemilih pindahan dapatkan. Form A Pindah Memilih ini juga nantinya tersedia bagi mereka yang hendak pindah memilih baik dari dalam keluar negeri dari luar ke dalam negeri dan dari luar negeri ke luar negeri. "Lalu surat suara yang akan di terima dan PPK PPS kab/kota sudah mengecek kalau pindah antar provinsi maka hanya dapat satu surat suara. Kalau pindah satu provinsi antar kab/kota cek dulu dapilnya sama tidak," DPD dapat, DPRD provinsi juga selama satu dapil dapat Sementara itu, bagi pemilih yang masuk DPK Betty menyampaikan mereka akan dilayani apabila tidak terdapat atau terdaftar dalam DPT, dan dilayani sesuai alamat KTP-el,  dapat menggunakan hak pilihnya satu jam sebelum TPS ditutup serta sepanjang surat suara tersedia sesuai klausul ketentuan peraturan perundang-undangan.* (Sumber: Kpu.go.id)  

KPU Agam Koordinasi Dengan Disdukcapil Soal Pemilih Potensial Non KTP Elektronik

LUBUKBASUNG, KPU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam terkait pemilih potensial non Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El). Koordinasi tersebut dilakukan sesuai dengan arahan KPU RI untuk bekerjasama dengan Disdukcapil di wilayah kabupaten dan kota dalam menyinkronkan data dan mendorong pemilih potensial tersebut segera memiliki KTP-El. Tim koordinasi langsung dipimpin Ketua KPU Kabupaten Agam Herman Susilo, kemudian Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Agam Lizawati Fitri, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Nining Erlina Fitri beserta staf Sekretariat KPU Agam. Kedatangan KPU Agam diterima langsung Oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Agam, Helton dan Sekretaris Zufren, serta kabid terkait.  Ketua KPU Kabupaten Agam Herman Susilo mengatakan, arahan KPU RI menekankan hingga pemilu serentak 2024 dilaksanakan KPU Kabupaten dan kota untuk tetap menjemput dan terus melakukan penyempurnaan pemutakhiran data pemilih. " Kita harus tetap update data pemilih, khususnya bagi pemilih potensial non KTP-El. Oleh sebab itu kami wajib berkoordinasi secara berkelanjutan dengan stakeholder terkait khususnya Disdukcapil, alhamdulillah kemarin kami sudah ketemu dan diskusi panjang" kata Herman Susilo, Selasa (18/7).  Herman Susilo juga mengucapkan terima kasih kepada Kadisdukcapil Kabupaten Agam beserta jajaran yang menerima dengan sangat baik dan sangat respon terkait data pemilih. Ia berharap sinergi ke depan bisa jauh lebih bagus lagi.  Sementara itu Kadisdukcapil Kabupaten Agam Helton mengatakan, Pemerintah Kabupaten Agam sangat serius soal data penduduk. Oleh sebab itu Disdukcapil Agam rutin setiap hari turun ke masyarakat jemput bola, terkait data kependudukan.  Ia menambahkan, Disdukcapil Agam siap meningkatkan sinergi soal data pemilih khususnya pemilih potensial yang belum memiliki KTP-El. Kolaborasi ini tentu akan saling membantu apalagi KPU memiliki sumberdaya yang lengkap, di kecamatan hingga nagari.  " Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar cepat melaporkan data jika ada keluarganya yang meninggal. Begitu juga jika pindah, laporkan pencatatanya. Apabila TNI/Polri sudah pensiun segera dialihkan statusnya menjadi sipil sehingga memiliki hak pilih. Bagi yang belum memiliki KTP-El segera mengurusnya," jelas Helton. * (Media Publikasi: Posmetro Cetak/Rakyatsumbar Online)

KPU Agam Siap Tingkatkan Sinergi dalam Wujudkan Pemilu Damai

LUBUKBASUNG, KPU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam siap meningkatkan sinergi dengan pihak kepolisian agar terciptanya Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2024 yang aman damai dan badunsanak di Kabupaten Agam. " Pihak Kepolisian merupakan salah satu mitra strategis KPU dalam mensukseskan pemilu serentak pada tahun 2024 mendatang. Oleh sebab itu kita menginginkan ke depan kerjasama yang lebih erat lagi," kata Ketua KPU Kabupaten Agam Herman Susilo, dikonfirmasi, Selasa (18/7). Herman Susilo menjelaskan, KPU tidak bisa bekerja sendiri dalam menyukseskan tahapan dan pelaksanaan pemilihan serentak tahun 2024. Banyak stakeholder yang harus saling membantu. Salah satu lembaga yang berperan untuk menjaga stabilitas dan keamanan untuk mencapai suksesnya Pemilu adalah kepolisian. " Kami yakin kerjasama dan sinergi KPU Agam dengan Kepolisian sudah sangat baik pada periode kepemimpinan KPU Sebelumnya. Namun kami ke depan tentu ingin lebih baik lagi," kata Herman Susilo.  Herman Susilo juga mengucapkan selamat dan sukses kepada Kapolres Agam yang baru saja dilantik yaitu AKBP Muhammad Agus Hidayat, SH, SIK. Ia juga mendoakan Kapolres yang lama AKBP Ferry Ferdian, SIK sukses di tempat pengabdian selanjutnya. Dikatakan Herman Susilo, ia sangat mendukung tagline pihak kepolisian pada hari Bhayangkara yang ke 77 beberapa waktu yang lalu, yaitu Polri Presisi untuk Negeri "Pemilu damai menuju Indonesia emas." " Alhamdulillah pada kesempatan kenal pamit  Pejabat Baru Polres Agam Sabtu kemarin kami berkesempatan memberikan ucapan selamat secara langsung. Kami yakin dan percaya jika pimpinan di kepolisian adalah orang-orang terpilih dan amanah dalam menjalankan tugas," tutup Herman Susilo. Pada acara resmi  kenal Pamit Pejabat Baru Polres Agam dihadiri seluruh jajaran Kepolisian Resor Agam. Turut hadir antara lain Bupati Agam, Andri Warman, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Rahman Setkab Agam, Asisten III Asisten Administrasi Umum Andrinaldi, Kajari Agam Burhan, Kadisdukcapil Agam Helton dan Forkopimda lainnya. * (Media Publikasi: Kaba12)

Nining Erlina Fitri Tekankan Pentingnya Menjaga Kekompakan

LUBUKBASUNG, KPU- Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam, Nining Erlina Fitri memimpin apel pagi di Halaman Kantor KPU Agam, di Lubuk Basung, Senin (17/7).  Hadir dalam kesempatan itu Ketua Divisi Sosialisasi dan Parmas Zainal Abadi, Sekretaris KPU Kabupaten Agam Oktadonis beserta jajaran sekretariat. Dalam kesempatan itu Nining mengapresiasi kerja keras tim KPU Agam yang sudah menjalankan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) sejauh ini dengan baik.  Dikatakannya, tahapan demi tahapan sudah dilalui. Beberapa waktu kemarin KPU Agam juga sudah menuntaskan submit dokumen perbaikan persyaratan Bakal Calon Anggota DPRD Agam. Semuanya berjalan dengan lancar sebagaimana yang dijadwalkan.  " Kami bangga dan salut dengan dedikasi tim KPU Kabupaten Agam dalam menjalankan tahapan Pemilu, bahkan pada momen tertentu kita bekerja sampai menjelang subuh. Terus rawat dan pertahankan semangat kerja yang sudah ada," kata Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Agam, Nining Erlina Fitri. Meski demikian tahapan pemilu yang akan dijalankan masih cukup panjang. Oleh sebab itu, Kita semua harus bekerja dengan mengedepankan nilai integritas dan memperkuat soliditas. Kedua nilai ini harus menjiwai pelaksanaan tahapan pemilu selanjutnya. Ia menambahkan, agar seluruh tahapan pemilu terlaksana dengan baik jangan lupa untuk menjaga kekompakan, saling mendukung, dan saling bekerja sama satu sama lain. Sebab ini salah satu  pijakan mendasar agar kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik. Jangan ada yang merasa paling hebat, bekerja merasa lebih banyak. Dan jangan pula ada yang menjadi free rider di jajaran KPU Agam ini. Pahami jika jajaran KPU Kabupaten Agam, baik pada divisi maupun sekretariat ibarat satu tubuh. Kalau ada teman yang salah ingatkan. Jika sakit satu sakit semua, begitu juga sebaliknya.  “Tidak kalah penting untuk menjaga agar fisik tetap prima, dengan menjaga kesehatan, menjaga pola tidur dan makan," tutup Nining Erlina Fitri.* (Media Publikasi: RRI Bukittinggi) 

Populer

Belum ada data.